Kedung Tumpang, Kolam Alami Di Balik Gunung Karang



Kedung Tumpang. Pantai ini terletak di Desa Pucanglaban, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur. Pantai dengan keindahan kolam alami yang menggoda mata serta tubuh untuk segera terjun ke dalamnya, (padahal, saya gak bisa berenang). Hehehe,,, Untuk menikmati semua panorama cantik ini, perjalanan yang harus ditempuh bisa dibilang sulit. Bagi para pendaki gunung atau petualang, medan yang harus dilalui agar bisa sampai ke Kedung Tumpang, biasa saja. SImpelnya, langsung saja kita mulai. Check it out..


Saya berangkat pada awal Januari yang lalu (sudah agak lama ya,,) bersama 3 orang lagi teman. Dari Blitar, kami mengendarai motor menuju kabupaten Tulungagung yang terletak bersebelahan dengan Blitar. Jarak perjalanan sekitar 2 jam sebelum sampai ke desa yang dimaksud yaitu desa Pucanglaban. Untuk sekedar menambah pengetahuan, kata teman yang asli dari Tulungagung, kampung halamannya ini memiliki jumlah pulau paling banyak se-Jawa (mungkin benar, mungkin juga salah ya, info ini tidak akurat, hehe). Di kawasan Pantai Kedung Tumpang saja, yang paling dekat ada Pantai Lumbung dan Pantai Sanggar yang tak kalah indahnya dengan Kedung Tumpang. Namun, menurut saya, tetap Kedung Tumpang yang paling unik. Kecuali, jika pengen belanja udang, maka kamu bisa menuju Pantai Lumbung. Sementara, bagi cewek-cewek yang ke Pantai cuma buat foto-foto cantik serta takut kotor dan terluka, sebaiknya mampir saja ke Pantai Sanggar ya sebelum menyesal.

Lanjut cerita, ketika kami sampai di sebuah persimpangan dimana ada papan bertuliskan "Menuju Pantai Kedung Tumpang" (belok kanan), sementara jika lurus menuju ke Pantai Sanggar dan Pantai Lumbung, kami berempat ragu untuk menarik gas sepeda motor demi melanjutkan perjalanan. Bagaimana tidak, pemandangan yang tersaji adalah hutan-hutan kecil dengan pohon kayu yang batangnya mirip pohon karet seperti jarang dilalui orang-orang. Berdasarkan kata hati, akhirnya kami tetap nekat melanjutkan perjalanan. Sepeda motor terus kami tarik gasnya sampai ketemu dengan sebuah jalan tanah yang kecil dan sedikit ekstrim. Sepertinya, motor matic seperti yang kami kendarai kurang cocok dinaiki di daerah tersebut TEtapi, kami tak peduli, apalagi setelah melihat ada sebuah lagi sepeda motor yang berada di jalan tanah yang sama. Semangat kami sedikit meningkat.


Setelah sekitar setengah jam jalan tanah nan kecil itu kami susuri, setelah bertemu dengan beberapa kelompok yang pastinya memiliki tujuan yang sama, kami pun sampai di tempat parkiran. Ternyata, banyak sekali sepeda-sepeda motor yang sudah terparkir tenang di bawah sana (kami masih di atas bukit).Perasaan pun lega karena kami tidak salah jalan. Setelah memarkir sepeda motor, kami pun mencari "pintu" menuju ke Pantai Kedung Tumpang. Terdapat papan tanda sederhana yang menunjuk ke bawah jika ingin ke Pantai. Lalu langsung saja kami berjalan tanpa memikirkan bahwa jalan yang kami lalui rupanya masih panjang, man-teman. Sambil berjalan, ku lihat ada beberapa warung penjual berbagai minuman seperti air mineral, sirup bahkan degan. Perjalanan, kami lanjutkan tanpa khawatir kehausan. Untungnya saya dari rumah pakai celana, walaupn kostum atasan dan tas saya kurang sesuai, untuk melewati tanah-tanah berpasir yang curam, aku tidak terlalu kesulitan.

Kami terus berajalan, sambil sesekali jatuh (khusus aku dan 1 orang teman) atau terpeleset. Semasa berjalan, kami berpapasan dengan pengunjung yang berbalik arah karena mau pulang. Sebagian ada yang bajunya basah kuyup (entah karena mandi di kolam atau mandi keringat), ada juga yang masih kering. Salah seorang pria yang bajunya basah kuyup berpesan, kalau sudah sampai, jangan nggak mandi, "eman" katanya. Waktu dia bilang begitu, saya kira posisi perairannya sama layaknya pantai-pantai lain yang pernah saya kunjungi. Ternyata, setelah setegah jam kurang lebih kami dengan sabar menuyusuri jalan setapak yang ekstrim, kami pun tiba di gunung karang. Awalnya saya agak sedikit kecewa, cuma gini doang,, mana airnya??? Rupanya.....Subhanallah,, tidak ada sedikitpun penyesalan saya bersusah payah ke sana. Kita sambung lain kali lagi ya, udah ngantuk banget ni...besok masih harus ngantor pula.Stay Tune ya Dear,,, Assalamualaikum Good Night.

Komentar

Postingan Populer